Menu

UMP 2019 Naik, Industri – Industri Terancam Kabur

0 Comment


UMP 2019 Naik Beberapa waktu lalu, sebagian besar provinsi yang ada di Indonesia sudah memberikan pengumuman mengenai kenaikan upah minimum provinsi atau UMP 2019 Yang sudah sesuai dengan patokan yang diberikan pemerintah yaitu sebesar kurang lebih 8,03 persen. Penetapan kenaikan upah minimum provinsi tersebut dilakukan walaupun terdapat suara suara sumbang yang berasal dari berbagai serikat pekerja yang ada di Indonesia. Sebagian serikat pekerja menolak adanya kenaikan upah minimum provinsi karena dinilai sangat tipis jika dibandingkan dengan kenaikan dari harga kebutuhan hidup itu sendiri.

Dikutip dari menteri ketenagakerjaan, M Hanif Dhakiri, mengatakan bahwa semenjak Jumat 2 November 2018 kurang lebih 26 dari total 34 provinsi sudah menyerahkan laporan untuk penetapan Upah minimum provinsi tahun 2019 mendatang. Penetapan Upah minimum provinsi dari 26 provinsi tersebut sudah mengikuti besaran kenaikan upah minimum provinsi yang disesuaikan dengan surat Edaran menteri ketenagakerjaan yaitu sebesar 8,03 persen.

Sementara untuk delapan provinsi sisanya telah memberikan pengumuman mengenai besaran upah minimum provinsi namun belum melaporkan secara resmi kepada pihak kementerian ketenagakerjaan. Kementerian ketenagakerjaan mengeluarkan dugaan bahwa besaran kenaikan upah minimum tahun Sis diumumkan terlebih dahulu namun laporanya disusulkan karena keputusan tersebut belum ditandatangani salah resmi oleh gubernur setempat.

Peritungan besaran kenaikan upah minimum provinsi sendiri telah diatur secara resmi dan dikatakan bahwa kenaikan upah minimum provinsi didasarkan kepada inflasi serta pertumbuhan ekonomi yang terjadi. Seperti kasus untuk kenaikan upah minimum provinsi tahun 2011 mendatang, pemerintah menggunakan patokan dengan asumsi inflasi di angka 2,88% serta pertumbuhan ekonomi Indonesia yaitu 5,15%. Pertumbuhan ekonomi juga ikut berperan mengangkat beberapa aspek seperti omzet dagangan, omzet agen bola terbesar dan omzet lainnya. Semakin besar pendapatan orang Indonesia, mereka akan semakin merasa tertantang untuk bermain judi online di situs yang sudah terkenal di Indonesia.

Namun jika dilihat dari kaca mata pengusaha, perhitungan untuk kenaikan upah minimum provinsi ini dinilai memberikan kepastian dibandingkan dengan rumusan kenaikan upah minimum provinsi di tahun sebelumnya. Dikutip dari wakil ketua umum kamar dagang dan industri pada bidang hubungan internasional, Shinta Widjaja, sudah memberikan pertimbangan usulan dari pihak pengusaha. Maka dari itu, dirinya mendorong pelaku usaha untuk terus mengikuti ketetapan yang sudah diatur tersebut. Namun demikian dirinya juga tidak menampik bahwa kewajiban untuk membayar upah minimum provinsi dapat memberikan beban bagi dunia usaha ditengah posisi ketidakpastian global saat ini. Namun itu dianggap sebagai salah satu konsekuensi yang harus diambil oleh pihak pengusaha dan harus tetap diikuti.

Saja Sudrajat, ketua asosiasi pertekstilan Indonesia mengatakan bahwa untuk perhitungan kenaikan upah minimum provinsi saat ini jauh lebih rasional dibandingkan sebelumnya. Dirinya mengatakan bahwa perhitungan kenaikan upah minimum provinsi tersebut mampu menjadi jembatan antara dua belah pihak, yaitu pihak pengusaha dengan pihak pekerjaan. Walaupun demikian, dirinya juga mengatakan bahwa terdapat empat daerah padat karya yang perlu menyesuaikan diri yaitu Bekasi, Karawang, Bogor, dan juga Purwakarta. Keempat daerah tersebut mempunyai basis upah minimum yang terbilang tinggi.

Tags: , , , ,