Erick Thohir Menilai Strategi Bisnis dan Pengelolaan Ekonomi Era Jokowi Sudah Pada Tracknya


erick thohir menilai strategi bisnis dan pengelolaan ekonomi era jokowi sudah pada tracknya

Erick Thohir Menilai Strategi Bisnis dan Pengelolaan Ekonomi Era Jokowi Sudah Pada Tracknya Sejauh ini banyak orang yang berhaluan politik bersebelahan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalu melakukan dan melontarkan kritikan pedas terhadap semua yang ditetapkan, dilakukan dan sedang dikerjakan oleh orang nomor satu di Indonesia tersebut. Termasuk salah satunya adalah penggarapan masalah infrastruktur.

Banyak yang menganggap bahwa apa yang dilakukan Jokowi dengan pembangunan di berbagai daerah membuat utang Indonesia menjadi semakin menumpuk. Dan hal tersebut digunakan alat oleh calon wakil presiden nomor urut 2 yaitu Sandiaga Uno dengan mengatakan bahwa jika dirinya dan Prabowo Subianto selaku calon presiden nantinya terpilih atau menang dalam Pemilihan Presiden pada tahun 2019 mendatang, maka dia memiliki waacna untuk terus melakukan pembangunan infrastruktur di Indonesia tanpa harus utang lagi ke agen bola.

Namun terkait dengan segala kritikan yang datang ke Jokowi termasuk juga wacana Sandiaga itu, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) untuk calon pemenangan nomor urut 1, Jokowi – Ma’ruf Amin, Erick Thohir mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh mantan Walikota Solo tersebut bukanlah hal yang aneh.

Menurut Erick, dalam dunia bisnis dan perekonomian, utang adalah suatu langkah yang legal dan wajar dilakukan seseorang atau pihak tertentu. Tidak ada yang patut dipermasalahkan jika akhirnya harus berutang, namun juga wajib kiranya bagi pihak pengutang untuk dapat mengelola dana tersebut menjadi hasil yang nampak dan bermanfaat. Ditambah lagi dapat mengembalikannya sebelum atau tepat pada waktunya.

Bahkan Erick sendiri juga mengatakan bahwa tidak hanya Indonesia saja yang memiliki utang, banyak negara-negara besar lainnya, seperti Inggris, Prancis, Jerman sampai dengan Amerika Serikat pun tak luput mempunyai tanggungan utang yang jumlahnya tidak sedikit dan jika dibandingkan, nominalnya lebih besar dari Indonesia.

Baca Juga: Lagu Bagi Penggemar EDM

Erick pun menambahkan bahwa selama ini memang Pemerintah Indonesia tetap melakukan utang, namun semuanya untuk digunakan sebagai pembangunan infrastruktur di banyak daerah yang selama bertahun-tahun tidak tergarap dan terperhatikan, seperti salah satunya adalah di Papua.

Oleh karenanya, menurut Erick, apa yang dilakukan Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Jokowi bukanlah sebuah pemborosan namun justru sebagai hal yang bagus. Ditambah lagi, selama menjabat sebagai Presiden Indonesia, Jokowi berhasil membayar utang dengan nominal paling tinggi dibandingkan semua orang yang pernah juga menjadi orang nomor satu di Indonesia ini.

Selain itu, Erick mengatakan bahwa dalam berutang, Pemerintah Indonesia tidak asal-asalan dalam menentukan nominalnya. Ada hitung-hitungan yang sangat sistematis dan terukur agar tidak terlalu membebani negara dan agar dapat dikelola dengan baik nantinya.

Jokowi sendiri sangat giat membangun banyak sekali infrastruktur untuk masyarakat di segala sektor dan daerah karena ingin memeratakan pembangunan yang selama ini lebih banyak dilakukan di Pulau Jawa saja, sedangkan Indonesia adalah sebuah negara yang memiliki banyak pulau dan semuanya harus mendapatkan pelayanan serta fasilitas yang sama.

Ada lebih dari 17 ribu pulau poker online indonesia yang mana tidak semuanya terpantau langsung dan akhirnya menjadi tempat yang terbelakang, padahal masih sama-sama ada di wilayah Indonesia. Semua tempat yang terisolir tersebut juga membutuhkan fasilitas umum, seperti pengaspalan jalan, listrik, air bersih sampai dengan airport untuk daerah yang sulit dijangkau. Oleh karenanya, Jokowi meminta agar masyarakat tidak bersikap skeptis dan memandang miring terhadap apa yang dilakukan pemerintah serta dapat memahami apa yang sedang dilakukan, karena semuanya akan kembali dan dinikmati oleh masyarakat juga.